Tag Archives: natgeo

Masih ada panas di Toro Doro

Jam 11 malam, perjalanan dari daerah pusat pemerintahan kabupaten Dompu menuju selatan Dompu, tepatnya arah Lakey Peak atau pantai lakey yang berhadapan langsung dengan samudera selatan, tujuan utamanya bukan ke pantai Lakey, namun ke salah satu spot Mata Air Panas Bumi yang berada di perbatasan Dompu dan Kabupaten Bima, tepatnya di daerah Nanga Doro atau masyarakat setempat menyebutnya Oi Pana.
Dalam bahasa indonesia, Oi Pana adalah Air Panas, salah satu keajaiban yang ada di wilayah dompu bagian selatan yang berjarak 1 jam perjalanan dari wilayah pusat pemerintahan kabupaten Dompu.

Kubangan Air tawar diatas sumber mata Air Panas Bumi di Nanga Doro / Toro Doro / Oi Pana

Ketika sampai di lokasi Sumber mata Air panas Bumi tersebut pada jam 5 pagi, kami sebelumnya mendirikan tenda di atas lokasi tersebut, di sebuah bbukit yang menghadap langsung ke lautan lepas bagian selatan atau samudera selatan, pemandangan malam ketika bulan mati merupakan satu keajaiban tersendiri, langit bertabur bintang, galaksi bimasakit yang nampak jelas dan bagi yang ingin memanaskan sensor kamera DSLR atau SLT atau Mirrorlesnya bukit tersebut adalah salah satu spot yang sangat tepat untuk menyiksa sensor kamera anda.
Continue reading Masih ada panas di Toro Doro

Advertisements

Cekakak Suci / Todirhamphus sanctus

Burung cekakak sungai (Todirhamhus chloris) sangat mirip dengan cekakak suci (Todirhamphus sanctus). Kedua burung ini masuk dalam famili alcedinidae yang memiliki ciri khas paruhnya yang besar dan bersarang di lubang-lubang tebing. Kedua burung ini memiliki pola warna yang hampir serupa, dan juga ukuran tubuh yang hampir sama. Banyak pengamat burung pemula yang bingung bagaimana cara membedakan cekakak sungai dengan cekakak suci ini. dan itu saya alami sendiri ketika pertama kali masuk kedalam dunia kehidupan burung.
Di Bima NTB sendiri, jenis kedua cekakak ini masih sangat umum dijumpai disekitar aliran sungai dan hutan perkotaan, husus untuk cekakak sungai, bisa ditemukan di sembarang tempat, di hutan kota, di pinggiran kota bahkan di sekitar rumah warga bisa dijumpai, namun untuk cekakak suci, di wilayah perkotaan semisal di taman kota dan rumah-rumah warga pinggiran kota sudah sangat jarang ditemukan.
Dalam bahasa bima, kedua jenis ini di sebut “tagere”, asal muasal sebutan nama ini masih simpang siur, namun dibelakang nama tagere di sematkan kata “mpinga” yang artinya “budek” karena jenis ini memang budek.

Cekakak Suci

dengan suara yang lantang, kedua jenis ini sangat mudah di identifikasi oleh para ahli walaupun tampa melihat bentuknya, suara yang mirip antara kedua jenis ini memang sering menipu untuk identifikasi juga, namun pada dasarnya, identifikasi jenis ini akan lebih mudah ketika melihat secara langsung fisik dan warnanya.
Continue reading Cekakak Suci / Todirhamphus sanctus

Mbawa, Ncuhi dan Donggo

sunrise [at] Uma Ncuhi / Uma Leme

masih tentang bima, negeri para raja yang menjunjung tinggi adab agama, negeri yang masih menjunjung tinggi tata krama adat istiada kepada manusia dan Tuhan.
Berbicara mengenai kerajaan bima dalam kontaks sejarah, saya bukanlah pakarnya, saya bukanlah mengetahui sedikit dari sejarah tersebut, namun saya penikmat keindahan yang ada di bima ini, ya walaupun di bilang bahwa bima ini bukan kategori “fotogenik” atau yang biasa di katakan oleh kawan saya “mengambil foto pemandangan di bima sangat susah untuk terlihat cantik, namun mengambil foto yang ada di daerah lombok sangat mudah untuk mendapatkan foto yang cantik karena sudah foto genik” itu kata kawan saya.
Namun bagi saya, ada tantangan tersendiri ketika mengambil pemandangan yang ada di bima, salah satunya adalah di daerah Mbawa tepatnya di UMA NCUHI / UMA LEME. butuh waktu yang sangat tepat untuk mendapatkan warna yang pas, dan butuh hari yang tepat untuk mendapatkan cahaya yang tepat.
Continue reading Mbawa, Ncuhi dan Donggo

Sanca Batik / Python reticulatus

Sanca kembang atau sanca batik adalah sejenis ular dari suku Pythonidae yang berukuran besar dan memiliki ukuran tubuh terpanjang di antara ular lain. Ukuran terbesarnya dikatakan dapat melebihi 8.5 meter dan merupakan ular terpanjang di dunia. Lebih panjang dari anakonda (Eunectes), ular terbesar dan terpanjang di Amerika Selatan. Nama-nama lainnya adalah ular sanca; ular sawah; sawah-n-etem (Simeulue); ular petola (Ambon); dan dalam bahasa Inggris reticulated python atau kerap disingkat retics. Sedangkan nama ilmiahnya yang sebelumnya adalah Python reticulatus, kini diubah genusnya menjadi Malayopython reticulatus.

Sanca Batik / Piton Batik

Continue reading Sanca Batik / Python reticulatus

Oriental Plover / cerek asia

Ada banyak jenis burung yang ketika musim migrasi datang ke daerah bima NTB, salah satunya adalah oriental plover atau yang biasa di sebut dengan cerek asia, pada awalnya saya sendiri sempat bingung dengan jenis ini, karena sedikit perbedaan dengan terik australia yang datang 2 minggu sebelum kehadiran oriental plover ini.

Oriental Plover / Cerek Asia

Dari ukuran dan warna memang tidak ada perbedaan mencolok kedua jenis ini, hanya yang membedakan adalah jenis dan warna mulutnya, jika pada terik australia warna mulutnya ada sedikit merah, maka pada jenis ini warna mulutnya hitam semua.
Continue reading Oriental Plover / cerek asia