Tag Archives: natgeo wild

Cekakak Suci / Todirhamphus sanctus

Burung cekakak sungai (Todirhamhus chloris) sangat mirip dengan cekakak suci (Todirhamphus sanctus). Kedua burung ini masuk dalam famili alcedinidae yang memiliki ciri khas paruhnya yang besar dan bersarang di lubang-lubang tebing. Kedua burung ini memiliki pola warna yang hampir serupa, dan juga ukuran tubuh yang hampir sama. Banyak pengamat burung pemula yang bingung bagaimana cara membedakan cekakak sungai dengan cekakak suci ini. dan itu saya alami sendiri ketika pertama kali masuk kedalam dunia kehidupan burung.
Di Bima NTB sendiri, jenis kedua cekakak ini masih sangat umum dijumpai disekitar aliran sungai dan hutan perkotaan, husus untuk cekakak sungai, bisa ditemukan di sembarang tempat, di hutan kota, di pinggiran kota bahkan di sekitar rumah warga bisa dijumpai, namun untuk cekakak suci, di wilayah perkotaan semisal di taman kota dan rumah-rumah warga pinggiran kota sudah sangat jarang ditemukan.
Dalam bahasa bima, kedua jenis ini di sebut “tagere”, asal muasal sebutan nama ini masih simpang siur, namun dibelakang nama tagere di sematkan kata “mpinga” yang artinya “budek” karena jenis ini memang budek.

Cekakak Suci

dengan suara yang lantang, kedua jenis ini sangat mudah di identifikasi oleh para ahli walaupun tampa melihat bentuknya, suara yang mirip antara kedua jenis ini memang sering menipu untuk identifikasi juga, namun pada dasarnya, identifikasi jenis ini akan lebih mudah ketika melihat secara langsung fisik dan warnanya.
Continue reading Cekakak Suci / Todirhamphus sanctus

Advertisements

Mbawa, Ncuhi dan Donggo

sunrise [at] Uma Ncuhi / Uma Leme

masih tentang bima, negeri para raja yang menjunjung tinggi adab agama, negeri yang masih menjunjung tinggi tata krama adat istiada kepada manusia dan Tuhan.
Berbicara mengenai kerajaan bima dalam kontaks sejarah, saya bukanlah pakarnya, saya bukanlah mengetahui sedikit dari sejarah tersebut, namun saya penikmat keindahan yang ada di bima ini, ya walaupun di bilang bahwa bima ini bukan kategori “fotogenik” atau yang biasa di katakan oleh kawan saya “mengambil foto pemandangan di bima sangat susah untuk terlihat cantik, namun mengambil foto yang ada di daerah lombok sangat mudah untuk mendapatkan foto yang cantik karena sudah foto genik” itu kata kawan saya.
Namun bagi saya, ada tantangan tersendiri ketika mengambil pemandangan yang ada di bima, salah satunya adalah di daerah Mbawa tepatnya di UMA NCUHI / UMA LEME. butuh waktu yang sangat tepat untuk mendapatkan warna yang pas, dan butuh hari yang tepat untuk mendapatkan cahaya yang tepat.
Continue reading Mbawa, Ncuhi dan Donggo