Tag Archives: Madapangga

Madapangga, kisah para satwa yang mulai hancur.

Di homepages umalengge.com saya sempat menulis tentang madapangga, dalam waktu bersamaan juga saya kepikiran untuk menulis di blog pribadi saya, ya walaupun saya bisa mengatakan bahwa umalengge.com juga merupakan blog pribadi juga atas nama komunitas panggita mbojo sebenarnya, tapi tak apalah, saya double menulis tentang madapangga.
Di blog saya ini saya akan menulis tentang nasib satwa yang ada di madapangga, baik jenis aves, reptile dan mamalia nya, waoooo ada 3 jenis yang harus saya deskripsikan sesingkat mungkin rupanya, saya akan coba dahulu satu persatu, lumayan panjang juga untuk pembahasan ini jika saya uraian secara lengkap mengenai satwa di madapangga ini.

panas, madapangga
panas, madapangga

Saya telah merancang sebuah buku pandauan burung untuk wilayah madapangga, dan itu merupakan sebuah hutang bagi saya pribadi untuk menyelesaikannya, menyelesaikan dalam waktu secepat mungkin karena laju kepunahan satwa di madapangga sangatlah cepat, dibanding dengan laju pertumbuhan pohon dan perkembang biakan satwa yang ada di madapangga sendiri.
Continue reading Madapangga, kisah para satwa yang mulai hancur.

Advertisements

Sepah Kerdil / Pericrocotus lansbergei

Sepah kerdil

Kadang ketika memasuki hutan untuk mendokumentasikan jenis-jenis satwa yang ada di Bima NTB, banyak tantangan yang harus dilalui, bahkan bertarung nyawa kadang, namun disitulah sisi petualang dan sisi manusia di uji, capek, iya capek pastinya, namun semuanya akan terbayar jika apa yang dicari ditemukan dan bisa diabadikan dalam bingkai lensa dan kamera yang dibawa.
Namun, tidak berkecil hati, kadang ada juga bonus-bonus yang ditemukan sepanjang jalan untuk mencari yang di inginkan tersebut, kadang bonus itu merupakan hal yang spesial dari itu semua.
DESKRIPSI
Berukuran kecil (16 cm).
Jenis burung yang tidak umum dijumpai.
Menghuni tipe taman hutan terbuka dengan lapisan tajuk bawah yang terpencar, juga hutan primer, hutan sekunder yang tinggi dan hutan di tepi sungai.
Dari permukaan laut sampai ketinggian 1150 m (Sumbawa) dan 1820 m (Flores), sebagian besar di bawah 500 m.
Continue reading Sepah Kerdil / Pericrocotus lansbergei