Tag Archives: endemik

Duniaku adalah Angkasa

Kehidupan dunia satwa tidak ada habisnya untuk di dokumentasikan, setidaknya sampai sekarang, tidak tahu bagaimana dengan besok dan lusa tau tahun depan, yang jelas, wilayah bima nusa tenggara barat dan sekitarnya, kehidupan satwa liar bisa dikatakan masih leluasa di hutan yang tinggal secuil.

dalam mengabadikan kehidupan alam liar, aku dan team sindikat sudah menisbahkan (bahasa yang ga tau apa artinya ini) diri untuk konsisten dan berkelanjutan dalam hal tersebut, sebuah pemikiran yang begitu kolot jika aku katakan, namun aku dan team sindikat mencoba saja sebelum semuanya terlambat dan menjadi penyesalan tersendiri dalam hidup.

Lantas apa yang menjadi motivasi dalam melakukan kegiatan ini semua, apakah hanya sebuah sensasi sesaat atau apa? jawabannya akan kita lihat 10 tahun akan datang, apaaaaaa, selama itu? ya selama itu, jika tuhan berkehendak, mungkin tahun depan semua yang diabadikan oleh team sindikat akan bermafaat, ya bermanfaat, setidaknya untuk diri sendiri dan keluarga sekitar.

Jika banyak pertanyaan yang muncul selama ini kepada kami, kami tidak bisa menjawab dengan seksama dan dengan bijaksana, hanya sebuah senyuman dan tertawa yang tertahan saja yang bisa kami lakukan. bukan hanya fotografi satwa, namun kami mencoba untuk membuat sebuah video tentang kehidupan alam liar, ga bagus-bagus amat di bilang, karena masih standar sangat jauh dari harapan, namun ini adalah dokumentasi berharga bagi kami, yup bagi kami untuk 10 tahun akan datang.

Continue reading Duniaku adalah Angkasa

Advertisements

PPBI-VI [at] Lombok, PPBI-VII [at] Bima

Indonesia dengan negara yang berbentuk kepulauan sungguh merupakan sebuah tempat yang sangat indah ketika di jelajahi setiap pelosoknya, menyimpan beragam pesona dan keindahan yang tiada tara yang rata-rata bisa mempresentasikan se isi jagat ini, apa yang tidak ada di indonesia, semuanya ada, bahkan hal-hal terkecilpun ada di indonesia ini.
Tidak perlu jauh-jauh kita harus berjalan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk menikmati keindahan yang ada di negeri indonesia, cukup sehari atau dua hari saja kita sudah bisa menikmati ciptaan tuhan yang maha sempurna di negeri ini.
Continue reading PPBI-VI [at] Lombok, PPBI-VII [at] Bima

Sepah Kerdil / Pericrocotus lansbergei

Sepah kerdil

Kadang ketika memasuki hutan untuk mendokumentasikan jenis-jenis satwa yang ada di Bima NTB, banyak tantangan yang harus dilalui, bahkan bertarung nyawa kadang, namun disitulah sisi petualang dan sisi manusia di uji, capek, iya capek pastinya, namun semuanya akan terbayar jika apa yang dicari ditemukan dan bisa diabadikan dalam bingkai lensa dan kamera yang dibawa.
Namun, tidak berkecil hati, kadang ada juga bonus-bonus yang ditemukan sepanjang jalan untuk mencari yang di inginkan tersebut, kadang bonus itu merupakan hal yang spesial dari itu semua.
DESKRIPSI
Berukuran kecil (16 cm).
Jenis burung yang tidak umum dijumpai.
Menghuni tipe taman hutan terbuka dengan lapisan tajuk bawah yang terpencar, juga hutan primer, hutan sekunder yang tinggi dan hutan di tepi sungai.
Dari permukaan laut sampai ketinggian 1150 m (Sumbawa) dan 1820 m (Flores), sebagian besar di bawah 500 m.
Continue reading Sepah Kerdil / Pericrocotus lansbergei

Nuri pipi merah si endemik sumbawa

Nuri pipi merah (lampe kota bima)

Yup, sudah lama rasanya tangan ini tidak pernah di gerakkan di tuts keyboard, rasanya sedikit hambsr, namun di sela kegiatan harian yang menyita waktu dan pikiran masih saja jari jemari ini ku sempatkan mengetik beberapa kata untuk si NURI PIPI MERAH ini.
jenis ini hampir langka untuk ditwmui di daerah bima dompu, hutan hang dia pilihpun hutan yang sangat rimbun, seperti hutan snokling dan hutan jati, entah kenapa jenis ini memilih beraembunyi di lebatnya hutan, namun yang pasti, mereka juga oengen melangsungkan kehidupannya dan jauh dari tangan-tangan jahil manusia ya g semakin serakah.
Nuri pipi merah biasanya berpasangan ketika mencari makan, kadang sendiri juga, namun ketika saya mengabadikan jenis ini, saya dan kawan-kawan menyambangi hutan madapangga dengan hsrapan bisa bertwmu dengan jenis ini, namun hasilnya nihil, dua kali kesana tidak pernah bertwmu dan diabadikan dengan lensa dan gear yang kami bawa, hanya di identifikasi oleh seorang ahli iddentifikasi dari bali bahwa di hutan madapangga ada jenis ini.
Dua bulan tiga bulan bahkan lebih, saya berpikir terus, saya mencoba memberanikan untuk ke hutan snokling wilayah kota bima yang terletak di desa lampe (tower telkom doro na’e), saya menunggu dua tiga jam, yang muncul hanya srigunting wallacea, mau tidak mau saya abadikan dulu daripada tidak ada frame yang saya bawa pulang.
Saya memutuskan balik kandang, di twngah jalan, saya mendengar suara burung yang melengking, ga sadar diatas kepala saya melintas tiga ekor nuri, saya memperhstikan dan ternyst nuri pipi merah, saya kejar sampai kedalam hutan, sakit tangan kena goresan kayu tidak saya perhatikan.
Dengan mengendap, saya terus memperhatikan pucuk pohon snokling mudah-mudahan nuri kembali ke dekat saya, ternyata dia kembali, hampir 50-an frame saya dapat namun kurang bagus karena si huri bersembunyi di balik reri bun pohon snokling.
Bersyukur, saya masih bisa melihat burung ini.

(Bersambung)