Tag Archives: ekspedisi

JURNAL PERJALANAN PENDAKIAN TAMBORA VIA JALUR MAKAM

LAPORAN PERJALANAN PENDAKIAN TAMBORA VIA JALUR MAKAM.

A post shared by la hila (@gizan__) on

Tanggal 13 april, chema datang melalui jalur udara dari banjarmasin menggunakan pesawat lion air dengan transit di bali, di jemput oleh ganja di bandara dan langsung menuju kota bima untu istrahat, namun sebelum sampai di tempat penginapan, menurut ganja, mereka makan siang dahulu di seputaran amahami dengan menu khas bima berupa sayur bening daun kelor dan ikan teri serta “docco”, pada jam 3 sore, mereka menuju ke sebuah penginapan di kota bima, chema menginap di tempat penginapan tersebut, dan ganja kembali ke mangga3.

Malam tanggal 13 april, cecep tiba di bima menggunakan jalur darat dari terminal mandalika lombok menuju terminal dara kota bima, lama perjalanan sekitar 12 jam, cuaca penyebrangan sangat bersahabat dan kecepatan bus yang di tumpangi cukup stabil sehingga para penumpang tidak meraksakan hal-hal yang aneh didalam bis semisal mabuk perjalanan atau yang lainnya.
Continue reading JURNAL PERJALANAN PENDAKIAN TAMBORA VIA JALUR MAKAM

Masih ada panas di Toro Doro

Jam 11 malam, perjalanan dari daerah pusat pemerintahan kabupaten Dompu menuju selatan Dompu, tepatnya arah Lakey Peak atau pantai lakey yang berhadapan langsung dengan samudera selatan, tujuan utamanya bukan ke pantai Lakey, namun ke salah satu spot Mata Air Panas Bumi yang berada di perbatasan Dompu dan Kabupaten Bima, tepatnya di daerah Nanga Doro atau masyarakat setempat menyebutnya Oi Pana.
Dalam bahasa indonesia, Oi Pana adalah Air Panas, salah satu keajaiban yang ada di wilayah dompu bagian selatan yang berjarak 1 jam perjalanan dari wilayah pusat pemerintahan kabupaten Dompu.

Kubangan Air tawar diatas sumber mata Air Panas Bumi di Nanga Doro / Toro Doro / Oi Pana

Ketika sampai di lokasi Sumber mata Air panas Bumi tersebut pada jam 5 pagi, kami sebelumnya mendirikan tenda di atas lokasi tersebut, di sebuah bbukit yang menghadap langsung ke lautan lepas bagian selatan atau samudera selatan, pemandangan malam ketika bulan mati merupakan satu keajaiban tersendiri, langit bertabur bintang, galaksi bimasakit yang nampak jelas dan bagi yang ingin memanaskan sensor kamera DSLR atau SLT atau Mirrorlesnya bukit tersebut adalah salah satu spot yang sangat tepat untuk menyiksa sensor kamera anda.
Continue reading Masih ada panas di Toro Doro

Sangiang Api (2)

___ HARI PERTAMA, SORI PETO.

Kirik-Kirik Australia

Perjalanan dari sangiang darat menuju sangiang pulau memakan waktu sekitar 1,5 jam menggunakan perahu Boat nelayan yang menjemput warga di sangiang pulau setiap harinya hanya satu kali. Pada kesempatan ekspedisi ini, kami mencarter boat nelayan untuk mengantarkan kami ke lokasi Sori Peto yang berada di ujung barat dari pulau sangiang api, lama perjalanan dari sangiang darat ke lokasi Sori Peto adalah 2,5 jam karena harus memutar terlebih dahulu dan mengarungi areal pinggir pantai dikarenakan arus laut atas di wilayah sangiang pulau cukup kuat.
Sebelum mencapai lokasi, akan dilewati Sori Sola, yaitu aliran sungai bekas aliran larva dingin yang gugur dari puncak sangiang api ketika meletus tahun 1985 dan tahun 2015 kemarin dan tidak ada aliran air yang melewati sori sola yang sampai ke laut.
Continue reading Sangiang Api (2)