Category Archives: Alam Liar / Wild Life

berisi kegiatan pendokumentasian satwa di alam iar

Duniaku adalah Angkasa

Kehidupan dunia satwa tidak ada habisnya untuk di dokumentasikan, setidaknya sampai sekarang, tidak tahu bagaimana dengan besok dan lusa tau tahun depan, yang jelas, wilayah bima nusa tenggara barat dan sekitarnya, kehidupan satwa liar bisa dikatakan masih leluasa di hutan yang tinggal secuil.

dalam mengabadikan kehidupan alam liar, aku dan team sindikat sudah menisbahkan (bahasa yang ga tau apa artinya ini) diri untuk konsisten dan berkelanjutan dalam hal tersebut, sebuah pemikiran yang begitu kolot jika aku katakan, namun aku dan team sindikat mencoba saja sebelum semuanya terlambat dan menjadi penyesalan tersendiri dalam hidup.

Lantas apa yang menjadi motivasi dalam melakukan kegiatan ini semua, apakah hanya sebuah sensasi sesaat atau apa? jawabannya akan kita lihat 10 tahun akan datang, apaaaaaa, selama itu? ya selama itu, jika tuhan berkehendak, mungkin tahun depan semua yang diabadikan oleh team sindikat akan bermafaat, ya bermanfaat, setidaknya untuk diri sendiri dan keluarga sekitar.

Jika banyak pertanyaan yang muncul selama ini kepada kami, kami tidak bisa menjawab dengan seksama dan dengan bijaksana, hanya sebuah senyuman dan tertawa yang tertahan saja yang bisa kami lakukan. bukan hanya fotografi satwa, namun kami mencoba untuk membuat sebuah video tentang kehidupan alam liar, ga bagus-bagus amat di bilang, karena masih standar sangat jauh dari harapan, namun ini adalah dokumentasi berharga bagi kami, yup bagi kami untuk 10 tahun akan datang.

Continue reading Duniaku adalah Angkasa

Aku, Kamu dan Kangkok Ranting

Berharap bisa menulis seperti seorang kawan di jauh sana, apa yang dia pikirkan sebenarnya, namun itulah, kadang apa yang kita tulis pertama kali itu adalah sesuatu yang benar-benar keluar dari pikiran yang sedikit jernih, ya jernih ada debu-debunya dikit, ga jernih-jernih amat, tidak bening-bening amat juga, namun di batas abu-abu, yup itu sudah.

Seorang kawan yang baru aku kenal di area pertemuan para pengamat burung indonesia, kocak dan penuh dedikasi, banyak candaan bersama beliau selama tiga hari dalam kebersamaan dibawah tenda biru, ketika di suruh untuk membawakan presentasi, yang kelura hanya celetukan dan banyolan yang seger yang tidak lepas dari inti permasalahan yang dia dan kawan-kawannya bawa, burung, ya burung, kenapa dan mengapa, entahlah, hanya tuhan yang tau kenapa dan mengapanya.

kangkok ranting
kangkok ranting

Continue reading Aku, Kamu dan Kangkok Ranting

Manggila dan Dana Mbojo

“Tersebut dalam sebuah kisah garuda kepala dua, muncul dalam sebuah legenda yang takk ada batas impian yang menggapainya, hidup berdampingan dalam segala wujud, berjalan bersama dalam ketiadaan, Manggila, dipanggil dalam sebuah ritual yang tak ada wujud dan rupa”

cerita seorang sahabat kepadaku yang menjelajah setiap jengkal penjuru di bima, banyak kisah yang dia ceritakan antara percaya dengan tidak, ada yakin dengan tidak, semuanya di batas hitam dan putih dan abu-abu tidak jelas, namun masih ada rupanya yang masuk dalam logikaku bahwa itu memang benar adanya.

Sariwang Asia (asian paradise Flycather)
Sariwang Asia (asian paradise Flycather)

Continue reading Manggila dan Dana Mbojo

Elang Alap Kelabu / Accipiter hiogaster (Variable Goshawk ) / Ngehi

Dalam bahasa bima, jenis ini sering di sebut Ngehi, bukan Ngohi atau ngaha, karena dari tiga bahasa tersebut memiliki arti yang sungguh jauh berbeda dan saya tidak perlu menjelaskan semuanya itu.
persebaran di Bima khususnya daerah Kota bima dan kabupaten bima dari jenis ini merata, namun semenjak Sindikat terbentuk, terpantau secara rutin di daerah lambu bagian sleatan yaitu daerah sekitar DAM Diwu Moro (DAM Sumi), Daerah kalate Niu (Wawo), daerah lambitu (kaowa dan sekitarnya), dan laporan yang terakhir di dapatkan oleh team sindikat di sumbawa barat tepatnya di area mantar (Sumbawa barat), namun tidak menutup kemungkinan daerah-derah yang lain juga di kawasan (sisa) hutan daerah bima masih banyak semisal daerah selatan yaitu karumbu dan sekitarnya, daerah utara semisal wera dan sekitarnya.

Elang Alap Kelabu [at] kalate niu wawo bima NTB.
Elang Alap Kelabu [at] kalate niu wawo bima NTB.

Continue reading Elang Alap Kelabu / Accipiter hiogaster (Variable Goshawk ) / Ngehi

PPBI-VI [at] Lombok, PPBI-VII [at] Bima

Indonesia dengan negara yang berbentuk kepulauan sungguh merupakan sebuah tempat yang sangat indah ketika di jelajahi setiap pelosoknya, menyimpan beragam pesona dan keindahan yang tiada tara yang rata-rata bisa mempresentasikan se isi jagat ini, apa yang tidak ada di indonesia, semuanya ada, bahkan hal-hal terkecilpun ada di indonesia ini.
Tidak perlu jauh-jauh kita harus berjalan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk menikmati keindahan yang ada di negeri indonesia, cukup sehari atau dua hari saja kita sudah bisa menikmati ciptaan tuhan yang maha sempurna di negeri ini.
Continue reading PPBI-VI [at] Lombok, PPBI-VII [at] Bima

Cekakak Suci / Todirhamphus sanctus

Burung cekakak sungai (Todirhamhus chloris) sangat mirip dengan cekakak suci (Todirhamphus sanctus). Kedua burung ini masuk dalam famili alcedinidae yang memiliki ciri khas paruhnya yang besar dan bersarang di lubang-lubang tebing. Kedua burung ini memiliki pola warna yang hampir serupa, dan juga ukuran tubuh yang hampir sama. Banyak pengamat burung pemula yang bingung bagaimana cara membedakan cekakak sungai dengan cekakak suci ini. dan itu saya alami sendiri ketika pertama kali masuk kedalam dunia kehidupan burung.
Di Bima NTB sendiri, jenis kedua cekakak ini masih sangat umum dijumpai disekitar aliran sungai dan hutan perkotaan, husus untuk cekakak sungai, bisa ditemukan di sembarang tempat, di hutan kota, di pinggiran kota bahkan di sekitar rumah warga bisa dijumpai, namun untuk cekakak suci, di wilayah perkotaan semisal di taman kota dan rumah-rumah warga pinggiran kota sudah sangat jarang ditemukan.
Dalam bahasa bima, kedua jenis ini di sebut “tagere”, asal muasal sebutan nama ini masih simpang siur, namun dibelakang nama tagere di sematkan kata “mpinga” yang artinya “budek” karena jenis ini memang budek.

Cekakak Suci

dengan suara yang lantang, kedua jenis ini sangat mudah di identifikasi oleh para ahli walaupun tampa melihat bentuknya, suara yang mirip antara kedua jenis ini memang sering menipu untuk identifikasi juga, namun pada dasarnya, identifikasi jenis ini akan lebih mudah ketika melihat secara langsung fisik dan warnanya.
Continue reading Cekakak Suci / Todirhamphus sanctus

Sanca Batik / Python reticulatus

Sanca kembang atau sanca batik adalah sejenis ular dari suku Pythonidae yang berukuran besar dan memiliki ukuran tubuh terpanjang di antara ular lain. Ukuran terbesarnya dikatakan dapat melebihi 8.5 meter dan merupakan ular terpanjang di dunia. Lebih panjang dari anakonda (Eunectes), ular terbesar dan terpanjang di Amerika Selatan. Nama-nama lainnya adalah ular sanca; ular sawah; sawah-n-etem (Simeulue); ular petola (Ambon); dan dalam bahasa Inggris reticulated python atau kerap disingkat retics. Sedangkan nama ilmiahnya yang sebelumnya adalah Python reticulatus, kini diubah genusnya menjadi Malayopython reticulatus.

Sanca Batik / Piton Batik

Continue reading Sanca Batik / Python reticulatus