Aku, Kamu dan Kangkok Ranting

Berharap bisa menulis seperti seorang kawan di jauh sana, apa yang dia pikirkan sebenarnya, namun itulah, kadang apa yang kita tulis pertama kali itu adalah sesuatu yang benar-benar keluar dari pikiran yang sedikit jernih, ya jernih ada debu-debunya dikit, ga jernih-jernih amat, tidak bening-bening amat juga, namun di batas abu-abu, yup itu sudah.

Seorang kawan yang baru aku kenal di area pertemuan para pengamat burung indonesia, kocak dan penuh dedikasi, banyak candaan bersama beliau selama tiga hari dalam kebersamaan dibawah tenda biru, ketika di suruh untuk membawakan presentasi, yang kelura hanya celetukan dan banyolan yang seger yang tidak lepas dari inti permasalahan yang dia dan kawan-kawannya bawa, burung, ya burung, kenapa dan mengapa, entahlah, hanya tuhan yang tau kenapa dan mengapanya.

kangkok ranting
kangkok ranting

Dari beberapa tulisan beliau di sebuah situs yang beliau kelola bersama kawan-kawan burungnesia nya, timbul rasa kagum, ne otak orang kok tinggi amat ya, antara penampilan dan kemampuan otank sungguh jauh berebeda, gondrong ga jelas, kucel dan kecil, ada juga yang badannya gede jenggotan pula, ada yang imut-imut gimanaaaaaa gitu namun mereka pantas diberi acungan jempol yang sangta luar biasa, sekali lagi, dedikasi mereka akan satwa terutama burung sungguh luar biasa, saya iri akan hal itu.

Tidak jauh pembahasannya dengan yang lain, karena memang mereka lebih fokus pada pengembangan burungnesia dan aplikasi pendukung lainnya yang bekerjasama dengan kutilanng.or.id dan beberapa websites dan jurnal ilmiah lainnya di dunia perburungan (kayaknya sih ga tau apa benar atau tidak yang penting nulis dulu siapa tau di angkat jadi muridnya kaka gondrong ntar).

Ada apa dan kenapa sebenarnya dengan dunia perburungan nusantara ini, gaung yang selalu di kumandangkan oleh kawan-kawan perburungan adalah “berdaulat di negeri sendiri” ada benarnya juga, bahkan bisa dikatakan dengan tangan dingin mereka, dunia perburungan indonesia mulai menampakan hasil yang begitu memuaskan, ya sangat memuaskan (bagi saya pribadi).

lantas apa hubungannya antara aku, kamu dan kangkok ranting??
gini dah, Deskripsinya dulu, Tubuh berukuran kecil (26 cm). Perut dan tubuh bagian atas abu-abu, tubuh bagian bawah kuning tua dengan garis hitam, ekor abu-abu kehitaman tanpa garis. Anak dan betina hepatik: Tubuh bagian atas coklat kemerahan, bergaris hitam tebal, Tubuh bagian bawah keputihan bergaris hitam sampai dagu. Perbedaan dengan Kangkok India dan Erasia: garis-garis dada lebih lebar dan hitam, penutup ekor bawah kuning tua.
Iris kuning, lingkaran mata kuning, paruh keabu-abuan, kaki kuning jingga. (kutilang.or.id)

predator alami untuk pengendali hama (sedang makan ulat bulu)
predator alami untuk pengendali hama

(sedang makan ulat bulu)


Dan ini adalah Burung migran; berkembang biak di Kashmir melalui Himalayas selatan, Assam, Myanmar utara dan timur (termasuk provinsi Shan) dan Thailand sampai Cina selatan dan Taiwan, saat musim dingin bermigrasi ke Malaysia dan Filiphina selatan sampai Sunda kecil, Papua, dan Australia. (kutilang.or.id)

Sempat terpikirkan oleh aku dan kawan seperjalananku yang ku angkat di tulisan sebelum ini (sariwang asia dan dana mbojo), bahwa jenis ini adalah endemik di sunda kecil, ternyata saya salah, rupanya dia adalah migran atau burung yang pindah, sebagai predator alami dalam pengendali hama tanaman, kangkok ranting sangat berperan besar dalam membasmi hama, jadi wajarlah dia sangt banyak di daerah bima, kebetulan suaranya ga terlalu menarik untuk di jadikan burung kicau (anggapan saya lagi).

Ah sudahlah, ini adalah antara aku, kamu dan kangkok ranting, ga ada penutup dari tulisan ini, hanya sebuah pemikiran sesaat yang suatu saat bisa dibaca ulang lagi oleh saya, semoga

_thanks om atas inspirasinya
_salut burungnesia, kutilang.or.id dan semuanya
_afran a.k.a tpalduabelas kamfret, kau tanggung jawab karena kau yang memecahkan rekor wilayah bima untuk jenis ini.
_menulis tampa “delete”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s