Elang Bonelli / Aquila fasciata


Bonelli’s Eagle
Hieraaetus fasciatus (Vieillot, 1822)

Sinonim: Aquila fasciatus
Sekilas terlihat seperti elang Tiram (ospray) namun ketika di lihat secara detail, akan tampak kemiripan dengan elang flores, namun perbedaan (bagi saya) yang mendasar antara elang flores dengan jenis ini adalah totor dada, saya sampai pangling ketika mengambil gambar jenis ini di habitatnya, saya kira elang flores, gambar di atas saya abadikan tanggal 1 Juni 2015 di Kab. Bima NTB.
ketika saya menaikkan jenis ini ke media sosial dan meminta ID dari para ahli, ternyata ini adalah salah satu elang yang umum di kawasan Nusa Tenggara, namun pada kesempatan itu, saya berjumpa dengan dua individu dan kesemuanya adalah elang Bonelli.

Deskripsi:
Berukuran sedang (65-72 cm). Tubuh bagian bawah coklat gelap bergaris-garis putih. Mantel abu-abu pucat, ekor abu-abu dengan ujung gelap. Betina berukuran lebih besar, garis-garis pada tubuh bagian bawah lebih lebat. Burung muda berwarna colat gelap, tubuh bagian bawah dan penutup sayap coklat-kemerahan. Bercak putih pada punggung dan ekor lebih sedikit.

jenis ini bagi kami di bima – dompu merupakan jenis yang baru tampak, sehingga kedepannya akan sangat membantu kami dalam mengumpulkan data dan kebiasaan jenis ini lagi dengan bantuan warga yang ada di sekitar lokasi pengamatan.

Penyebaran :
Afrika, Timur Tengah, Asia Selatan, Cina, Asia Tenggara, Nusa Tenggara, Timor Leste. Terdapat dua sub-spesies yang dikenal:

1. fasciatus (Vieillot, 1822) – Barat-laut Afrika dan Semenanjun Iberien ke timur sampai Mediterania, Timur Tengah, Afghanistan, Asia Selatan, dan terus sampai China Selatan dan Indochina bagian utara.
2. renschi Stresemann, 1932 – Sumbawa, Timor, Wetar, Luang dan mungkin juga di Flores (Kep. di Sunda Kecil).

jika dari pengamatan kami pada hari itu, elang ini terbang sangat rendah untuk melakukan soaring (pemantauan wilayahnya), sehingga kamipun acuh tak acuh untuk mengambilnya,padahal jenis ini sangat baru bagi kami, di daerh tersebut, menurut identifikasi kasar oleh warga, ada beberapa jenis raptor yang dominan bermain di sekitar pemukiman,salahsatunya adalah jenis ini.
Kebiasaan :
Menyukai daerah tropis yang hangat, hidup di padang rumput yang luas, daerah pertanian, dan lahan basah sampai ketinggian 2000 m. Mendiami hutan di dekat perairan atau di dekat lokasi pakan. Biasanya berburu sendirian atau berpasangan. Sebagian besar mangsa ditangkap di permukaan tanah, sesekali mengejar burung yang terbang. Memakan burung berukuran sedang: merpati, camar, gagak, kuntul, bangau; mamalia: kelinci, tikus, tupai dan kadal. Sarang berbentuk kantung dari rumput yang tergantung pada dahan yang rendah dan terjalin dengan kapas alang-alang. Telur 2 butir berwarna keputihan berbintik abu-abu putih. Berbiak sepanjang tahun.
Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan tertentu
Perlindungan: PP No. 7/1999

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s