Burung Madu Bima / Nectarinia Buettikoferi

Burung Madu Sumba yang sudah berubah nama menjadi BURUNG MADU BIMA 🙂

Mudah-mudahan tidak akan menjadi perdebatan dengan judul yang saya berikan diatas untuk tulisan ini, dan mudah-mudahan merupakan sebuah masukan bagi dunia ornotologi tentang jenis ini dan habitatnya di Bima Nusa Tenggara Barat.
Kenapa harus menggunakan nama Bima di belakang nama burung ini dalam bahasa indonesianya, yeach sebuah pertanyaan yang datang ketika saya mencoba untuk meng-upload jenis ini di dunia maya, bukan kenapa-kenapa, namun saya mencoba memberikan nama tersebut karena selama ini para ornotologi langsung ke sumba NTT untuk melakukan penelitian tentang birdlife tampa singgah di Bima dahulu, padahal, NTT khususnya yang berdekatan dengan Bima semisal sumba atau flores masih satu rumpun pulau yang dipisahkan oleh selat saja sehingga jenis burungnya hampir sama, oleh karena itu saya memberanikan diri untuk memberikan nama Bima pada beberapa jenis burung yang ada.

Deskripsi

DESKRIPSI
11 cm. Bagian atas abu-abu zaitun;bagian bawah kuning lebih pucat; ekor hitam berujung kecoklatan. Jantan ; bercak-tenggorokan dan bercak-dada hijau kebiruan lembayung metalik tua; bercak-dada jingga. Betina : tenggorokan kuning pucat; sisi dada hijau zaitun.
D Bima NTB Sendiri, jenis ini merupakan jenis yang sangat umum yang akan di jumpai di pinggir-pinggir jalan yang masih rimbun dengan pepohonan yang agak tinggi, selain di jalan, jenis ini juga kadang bermain di halaman rumah penduduk.
Apakah tidak takut akan di tangkap oleh masyarakat untuk dijadikan burung peliharaan atau di “dor” dengan senapan angin oleh masyarakat?.
Jenis ini menurut masyarakat sangat susah untuk di sangakar-kan, karena jenis pakannya merupakan saripati dari buah-buahan atau sari bunga, sehingga masyarakat enggan untuk menangkapnya.
Status dan Habitat
Umum. Menghuni tepi hutan, hutan sekunder yang rendah, dan lahan budidaya campuran dan perdu. Dari dataran rendah sampai ketinggian 950+ m.
Kebiasaan
Burung pemakan nektar ini sering mengunjungi kebun atau pohon berbunga. Burung jantan memiliki perilaku yang agresif dalam mempertahankan pohon teritorinya,mengusir dan menyerang pejantan lain yang datang. Hanya burung betina siap kawin yang diijinkan berkunjung dan mencari makan bersama di pohon yang menjadi teritorinya.

Beberapa gambar yang saya dokumentasikan untuk jenis ini, semoga bermanfaat.

Burung Madu Bima

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s